SINERGI PERS, MASYARAKAT, DAN PEMERINTAH DI ERA DIGITAL: HARAPAN ATAU REALITAS?

REDAKSI MEDAN

Senin, 23 Februari 2026 - 12:55

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajian di Lebak Temukan Dinamika Kompleks dengan Tantangan dan Peluang yang Perlu Diatasi Bersama

Lebak, Banten – 15 Februari 2026
Oleh: Enggar Buchori, S.Pd
Pengelola Muda Media Siber

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuat hubungan antara Pers, Masyarakat, dan Pemerintah menghadapi tantangan baru sekaligus peluang untuk membangun tata kelola informasi yang lebih baik. Hal ini terungkap dalam analisis berbasis kajian empiris yang dilakukan di wilayah Lebak, Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Pers sebagai wahana penyalur informasi dan pengawas publik semakin diuji di era dominasi media sosial. Sebagian media lokal di Lebak terbukti mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menyebarkan informasi program pembangunan serta mengangkat aspirasi warga. Namun, dinamika tersebut tidak lepas dari tantangan, di antaranya penyebaran berita tidak diverifikasi yang menyebar dengan cepat, sehingga menyebabkan kesalahpahaman bahkan konflik antar pihak.

“Kredibilitas Pers bukan hanya soal keakuratan berita, tetapi juga kemampuan untuk menyajikan informasi secara seimbang dan bertanggung jawab,” ujar penulis dalam analisisnya.

Sementara itu, masyarakat tidak lagi hanya menjadi objek penerima informasi, melainkan juga aktor aktif dalam mencipta dan menyebarkan konten. Di wilayah yang diteliti, sejumlah komunitas masyarakat telah membentuk grup diskusi daring yang berperan untuk mengawal kebijakan pemerintah serta memberikan masukan konstruktif. Namun, rendahnya tingkat literasi digital pada sebagian warga membuat mereka rentan terhadap berita bohong (hoax) dan informasi salah arah.

Kajian juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah Lebak telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan transparansi, antara lain melalui pembukaan akses data publik dan penyelenggaraan rapat terbuka bagi masyarakat. Meskipun demikian, tantangan tetap ada terkait kebijakan regulasi media yang belum sepenuhnya adaptif dengan perkembangan teknologi digital. Beberapa kalangan bahkan menyampaikan kekhawatiran terkait adanya batasan ruang gerak Pers dalam meliput isu-isu yang dianggap sensitif.

Berdasarkan temuan kajian tersebut, penulis mengusulkan tiga langkah utama untuk mengoptimalkan sinergi ketiga pihak:

1. Peningkatan literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat untuk membantu mengidentifikasi informasi kredibel dan menyaring konten yang tidak benar.
2. Pembentukan kerjasama kolaboratif antara Pers, pemerintah, dan masyarakat dalam menyusun standar etika penyebaran informasi yang sesuai dengan konteks lokal.
3. Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah dalam mengelola komunikasi publik secara efektif, terbuka, dan transparan.

Sinergi antara Pers, masyarakat, dan pemerintah di era digital bukanlah hal yang mudah dicapai secara instan. Namun, hal ini merupakan kebutuhan mutlak untuk membangun masyarakat yang cerdas dan demokratis. Upaya bersama serta komitmen dari setiap pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.(red)

Berita Terkait

Ramadan Berbagi, Pemasyarakatan Sumut dan Imigrasi Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat
Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP
Perkuat Koordinasi, Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Tim Kemenko Kumham Imipas
Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan, Kanwil Ditjenpas Sumut Koordinasikan Perpanjangan Kerja Sama dengan RSU Royal Prima
Polda Banten Apresiasi Peran Ombudsman RI di HUT ke-26, Komitmen Kolaborasi untuk Pelayanan Publik
Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Tegaskan Isu Kendaraan Masuk dan Perempuan Bawa Barang Adalah Hoax
MENTENG GRIYA INSANI, Hunian Nyaman dan Strategis di Mencirim Tengah Johar
Kalapas Binjai Wawan Irawan Dapat Kejutan Ulang Tahun Saat Berbuka Puasa Bersama Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:48

Ramadan Berbagi, Pemasyarakatan Sumut dan Imigrasi Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:03

Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:30

Perkuat Koordinasi, Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Tim Kemenko Kumham Imipas

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:56

Polda Banten Apresiasi Peran Ombudsman RI di HUT ke-26, Komitmen Kolaborasi untuk Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:21

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Tegaskan Isu Kendaraan Masuk dan Perempuan Bawa Barang Adalah Hoax

Senin, 9 Maret 2026 - 18:30

MENTENG GRIYA INSANI, Hunian Nyaman dan Strategis di Mencirim Tengah Johar

Senin, 9 Maret 2026 - 12:38

Kalapas Binjai Wawan Irawan Dapat Kejutan Ulang Tahun Saat Berbuka Puasa Bersama Warga Binaan

Senin, 9 Maret 2026 - 11:24

Buka Puasa Bersama Lapas Kelas IIA Binjai dan Warga Binaan, Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan

Berita Terbaru