Ketulusan yang Menghidupkan Harapan: Dari Doa Anak Yatim Hingga Sedekah Kurban yang Menguatkan Persaudaraan

REDAKSI MEDAN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:44

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana haru dan penuh kekhusyukan terlihat ketika puluhan anak-anak duduk rapi memanjatkan doa bersama.

Dengan tangan terangkat dan kepala tertunduk, mereka memohon keberkahan, kesehatan, serta kebaikan bagi para dermawan yang telah menghadirkan kebahagiaan di tengah kehidupan mereka.


Momen sederhana itu menjadi bukti bahwa kebaikan sekecil apa pun selalu menemukan jalannya untuk menyentuh hati banyak orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan sosial yang berlangsung penuh kehangatan tersebut tidak hanya menghadirkan santunan dan kebersamaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

Doa yang Mengalir untuk Sang Dermawan

Tahun lalu menjadi momen yang sangat berkesan. Seekor lembu kurban berhasil disembelih sebagai bentuk bakti dan doa untuk almarhum ayah serta ibu tercinta.
Semua itu, menurut ungkapan penuh haru dari penerima manfaat, tidak lepas dari sosok pembina yang disebut sebagai “malaikat berwujud manusia”, yakni Ferdy Sanjaya Sembiring.


“Tahun lalu bisa potong satu lembu untuk alm bapak dan untuk mama ku. Semua berkat malaikat yang berwujud manusia, pembina ku Ferdy S Sembiring. Sampai detik ini pun tak pernah lupa kebaikan beliau.”

Doa tulus pun terus dipanjatkan:

Semoga selalu berkelimpahan pembina ku, sehat selalu orang baik. Semoga semua kebaikan menjadi pahala yang membawa ke surga. Beliau menjadi motivasi aku untuk sukses agar bisa seperti dia, selalu membantu tanpa pandang bulu.

Bagi banyak orang, bantuan mungkin sekadar pemberian. Namun bagi penerimanya, itu adalah harapan, penghormatan kepada orang tua, sekaligus penyambung doa yang tak pernah putus.

Kebersamaan dalam Hidangan dan Kepedulian

Setelah doa bersama, masyarakat tampak antre dengan tertib menerima hidangan. Senyum sederhana yang terpancar dari wajah warga menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari kemewahan, melainkan dari perhatian dan kepedulian.

Kegiatan berbagi makanan ini mempererat hubungan sosial, menghapus sekat perbedaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa.

Kurban: Simbol Pengorbanan dan Cinta Sesama

Seekor lembu kurban yang disiapkan dengan penuh rasa syukur menjadi simbol pengorbanan dan kepedulian sosial. Hewan kurban tersebut bukan sekadar ritual tahunan, tetapi wujud nyata cinta kepada sesama serta penghormatan kepada orang tua yang telah tiada.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, memastikan bahwa kebahagiaan hari raya dapat dirasakan oleh semua kalangan.

Aksi Nyata GRIB JAYA untuk Masyarakat

Semangat berbagi juga terlihat dari para anggota organisasi sosial yang turut membantu proses distribusi bantuan. Dengan penuh semangat, mereka mengangkut paket bantuan dan menyalurkannya langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih kuat, dan kepedulian kolektif mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Inspirasi untuk Generasi Selanjutnya

Kisah ini bukan hanya tentang bantuan atau kurban, melainkan tentang keteladanan. Sosok pembina yang selalu membantu tanpa membeda-bedakan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat baik.

Nilai yang ditanamkan sederhana namun kuat:
ketika satu orang berbuat kebaikan, maka akan lahir banyak orang baik berikutnya.
Pembina ku selalu di hati,
GRIB JAYA… JAYA… JAYAAA!
Sukses selalu.

Kisah ini mengingatkan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang seberapa banyak kehidupan yang dapat disentuh oleh kebaikan kita.

Dan di balik setiap doa anak-anak, setiap senyum masyarakat, serta setiap sedekah yang dibagikan — tersimpan harapan bahwa dunia akan selalu memiliki orang-orang baik yang menyalakan cahaya bagi sesamanya.(AVID)

Berita Terkait

Dari Mie Aceh hingga Dim Sum, SB Kupi Jadi Destinasi Wajib Pecinta Kuliner Medan
Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM
Sapa Warga Binaan, Karutan Tarutung dan Jajaran Beri Pengarahan serta Pembagian Hadiah Pertandingan Olahraga HBP Ke-62
Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII
Jaksa Tuntut Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN, Advokat Bantah Ada Pelanggaran
Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian
Perkuat Iman dan Integritas Pegawai, Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Oikumene Bina Rohani Kristen dan Katolik
Wujudkan Penyaluran Tenaga Kerja, BBPVP Medan Gelar Walk In Interview Bersama Funderland Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:44

Ketulusan yang Menghidupkan Harapan: Dari Doa Anak Yatim Hingga Sedekah Kurban yang Menguatkan Persaudaraan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:13

Dari Mie Aceh hingga Dim Sum, SB Kupi Jadi Destinasi Wajib Pecinta Kuliner Medan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:59

Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:22

Sapa Warga Binaan, Karutan Tarutung dan Jajaran Beri Pengarahan serta Pembagian Hadiah Pertandingan Olahraga HBP Ke-62

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:23

Jaksa Tuntut Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN, Advokat Bantah Ada Pelanggaran

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01

Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:30

Perkuat Iman dan Integritas Pegawai, Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Oikumene Bina Rohani Kristen dan Katolik

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:09

Wujudkan Penyaluran Tenaga Kerja, BBPVP Medan Gelar Walk In Interview Bersama Funderland Indonesia

Berita Terbaru