Sidak Pasar Rakyat, Budi Cahyanto Pastikan Pasokan Minyakita Lancar dan Beras SPHP Melimpah

REDAKSI MEDAN

Selasa, 23 Juni 2026 - 04:37

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –
Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto, didampingi Manager Pemasaran Hafizsyah serta Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Medan Lutfillah Barus, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Sukaramai Medan guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan strategis, khususnya Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (23/06/2026).

Dalam sidak tersebut, rombongan Bulog meninjau sejumlah kios pedagang, berdialog langsung dengan masyarakat dan pedagang, serta melakukan pengecekan terhadap stok maupun harga jual komoditas pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi Cahyanto mengatakan, peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Hari ini kami mengecek langsung pasokan dan harga di lapangan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Dan hari ini kita sama-sama melihat bahwa pasokan lancar, stok tersedia, serta Minyakita dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter,” ujar Budi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, pasokan Minyakita dan beras SPHP terpantau lancar.

Minyakita dijual pedagang pada kisaran Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter, sedangkan beras SPHP dijual sekitar Rp62.500 per kemasan 5 kilogram, masih berada di bawah harga maksimal yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Budi, Bulog tidak hanya menyalurkan Minyakita dan beras SPHP melalui pasar SP2KP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), tetapi juga menjangkau berbagai pasar tradisional lainnya melalui jaringan pengecer resmi Bulog.

“Bulog tidak hanya ada di pasar SP2KP. Di pasar-pasar tradisional lainnya juga kami pastikan terdapat pengecer resmi Bulog yang menjual Minyakita dan beras SPHP sesuai ketentuan pemerintah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Saat berdialog dengan para pedagang, Budi mengaku belum menerima keluhan terkait ketersediaan barang. Namun, terdapat masukan dari pedagang mengenai kendala uang kembalian karena harga Minyakita ditetapkan maksimal Rp15.700 per liter.

“Sementara ini belum ada keluhan mengenai stok. Yang ada hanya persoalan teknis terkait uang kembalian karena harga jualnya Rp15.700. Namun secara umum distribusi berjalan lancar,” ujarnya.

Para pedagang juga menyampaikan apresiasi kepada Bulog atas kelancaran pasokan yang mereka terima selama ini.

Mereka mengaku stok Minyakita dan beras SPHP tersedia dalam jumlah cukup sehingga memudahkan mereka melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Bulog karena pasokan Minyakita dan beras SPHP lancar. Barang selalu tersedia dan harga juga stabil sehingga masyarakat mudah mendapatkannya,” ujar Pak Naibaho, salah seorang pedagang.

Budi kemudian mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli kebutuhan pokok di pasar rakyat maupun pasar tradisional.

“Saya mengimbau masyarakat, ketika datang ke pasar tradisional, pastikan membeli Minyakita dengan harga Rp15.700 per liter.

Jika menemukan harga yang melebihi ketentuan tersebut, sebaiknya jangan dibeli. Tanyakan terlebih dahulu apakah pedagang tersebut merupakan pengecer Bulog. Jika pengecer resmi Bulog, maka pasti menjual sesuai ketentuan pemerintah,” tegasnya.

Terkait isu kelangkaan beras SPHP yang sempat beredar, Budi menegaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan sebaliknya. Berdasarkan hasil pengecekan langsung, stok tersedia dan distribusi berjalan normal.

“Kalau untuk SPHP, teman-teman bisa melihat sendiri. Semua pedagang yang bermitra dengan Bulog memiliki stok. Jadi isu kelangkaan itu mudah-mudahan hari ini terbantahkan karena beras tersedia dan distribusinya lancar. Wartawan juga bisa mengecek langsung ke lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tugas Bulog bukan hanya menjaga stabilitas harga melalui program SPHP, tetapi juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bulog memiliki tugas menjaga harga dan ketersediaan pangan masyarakat. Selain SPHP, kami juga menjalankan program bantuan pangan berupa beras dan Minyakita yang disalurkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat melalui kelurahan-kelurahan.

Namun untuk intervensi pasar secara langsung, salah satunya melalui program SPHP yang saat ini berjalan lancar,” jelasnya.

Budi memastikan stok pangan yang dikelola Bulog Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok saat ini sangat aman. Beras yang tersedia sekitar 56 ribu ton, sedangkan Minyakita mencapai sekitar 700 ribu liter. Pasokan dari produsen juga lancar dan terus kami distribusikan kepada para pengecer. Jadi tidak ada masalah baik untuk beras maupun Minyakita,” pungkasnya.

Melalui sidak ersebut, Bulog Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan nasional.(AVID)

Berita Terkait

Diiringi Doa dan Rasa Syukur kepada Allah SWT, Keluarga Dongan Siagian Rayakan Ulang Tahun Dua Putri Kebanggaan
Tingkatkan Integritas dan Kewaspadaan, Rutan Kelas I Medan Berikan Penghargaan Ke Petugas
Dari Ruang Sidang ke Ruang Wisuda, Advokat Dongan Nauli Siagian Raih Gelar Magister Hukum di UMSU
PPNM Gelar Pembagian Rapor Serentak dan Apresiasi Siswa Berprestasi di Seluruh Kompleks Sekolah
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Menjadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Pangdam I/BB Dampingi Wakasad Kunjungan Kerja ke Yonif TP 852/Arba Yudha Bhakti
Lapas Sibolga Jalin Sinergi dengan DPRD Kota Sibolga, Perkuat Dukungan Program Pembinaan dan Pemasyarakatan
Perkenalan dan Sapa Warga Binaan, Plt Kalapas Narkotika Langkat Tegaskan Komitmen Pembinaan dan Ketertiban

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:17

Gerak Cepat! Tim Elite URC Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun Bekuk 5 Pelaku Kejahatan 3C, Sepeda Motor dan Mobil Avanza Berhasil Diselamatkan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:21

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:12

Wartawan Dihalangi Saat Rekam Penyitaan, Dugaan Modus Penipuan Pegadaian Rugikan Konsumen dan Langgar Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:21

Dunia Pers Terpuruk oleh Kasus Narkoba dan Pemalsuan Tanda Tangan, Kapan Ada Tindakan Tegas dari Aparat?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:40

Viral!!! Atas Laporan Pelaku Pencurian, Korban Jadi Tersangka dan Ditahan di Polrestabes Medan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Berita Terbaru