MEDAN –
Suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Medan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.
Mengusung semangat kebersamaan dan pembersihan diri, jajaran pegawai bersama seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menggelar acara munggahan sebagai tradisi menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Sabtu (14/02).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Indonesia ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan ajang mempererat tali silaturahmi.
Tidak ada sekat yang terlihat; para petugas dan warga binaan duduk bersimpuh bersama, melantunkan zikir dan doa keselamatan.
Kepala Rutan Perempuan Medan, Rahayu Setyoreni dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadhan adalah salah satu momentum bagi para warga binaan untuk melakukan introspeksi diri.
”Doa bersama dan munggahan ini bukan sekadar kumpul dan perayaan menyambut bulan Ramadhan semata, melainkan jadi salah satu simbol pembersihan hati dan mempersiapkan diri. Kami ingin para warga binaan merasa memiliki keluarga di sini, sehingga mereka menjalankan ibadah puasa dengan penuh sukacita dan ketulusan untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain makan bersama secara lesehan yang menjadi ciri khas munggahan, acara ini juga diisi dengan tausiyah singkat dari ustadz Zainun, M.A yang memberikan pembekalan spiritual mengenai keutamaan berpuasa dan mempersiapkan diri untuk meraih amal sebanyak mungkin.
Melalui kegiatan ini, Rutan Perempuan Medan berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif, harmonis, dan religius, sehingga proses pembinaan mental bagi para warga binaan dapat berjalan maksimal selama bulan Ramadhan.(AVID/rel)
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#guardandguide
























