Medan –
Warga Kota Medan mendadak dihebohkan dengan penemuan sebuah alat berat jenis ekskavator beco yang terdampar di kolong Jembatan Titi Kapur, kawasan Kampung Lalang, Rabu (8/4/2026).
Pemandangan tak biasa itu langsung viral di media sosial setelah puluhan pengguna jalan berhenti dan berkerumun menyaksikan sang “raksasa baja” tersangkut di aliran sungai.
Kejadian ini sontak menjadi tontonan warga dan pengendara yang melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak masyarakat memperlambat laju kendaraan bahkan turun dari sepeda motor untuk mengabadikan momen langka tersebut.
Ekskavator berbobot puluhan ton itu diduga hanyut terapung terbawa arus sungai dari kawasan Pinang Baris setelah hujan deras mengguyur Kota Medan pada Selasa malam (7/4).
Yang membuat publik semakin heran, curah hujan deras selama hampir dua jam hanya menaikkan debit air sungai kurang dari satu meter.
Namun secara misterius, alat berat yang biasanya kokoh di medan ekstrem justru bisa terseret arus hingga akhirnya terdampar di bawah jembatan.
Seorang pengendara sepeda motor, Fajar Yahya, mengaku terkejut saat pertama kali melihat kejadian tersebut.
“Awalnya saya pikir ada proyek pengerukan sungai, tapi ternyata alat berat itu seperti hanyut. Semua orang berhenti karena penasaran, ini baru pertama kali saya lihat,” ujarnya kepada awak media.
Diketahui, ekskavator merupakan alat berat dengan komponen utama berupa lengan pengeruk, bucket, serta sistem hidrolik yang digerakkan mesin diesel di atas roda rantai besi (track shoe).
Karena bobotnya sangat besar, peristiwa hanyutnya alat ini menjadi tanda tanya besar bagi warga.
Hingga kini, asal-usul dan penyebab pasti ekskavator tersebut bisa hanyut masih dalam penelusuran pihak terkait, sementara lokasi kejadian terus dipadati masyarakat yang penasaran dan sempat memacetkan arus lalulintas.(red)
























