Dugaan Pemotongan Dana Honorer Paruh Waktu di Disperindag Lebak Disebut Kejahatan Birokrasi Tak Berprikemanusiaan

REDAKSI MEDAN

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:30

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Aktivis peduli honorer, Sepdi Hidayat, menyoroti dugaan pemotongan dana terhadap pegawai honorer paruh waktu di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak.

Menurutnya, praktik tersebut merupakan bentuk kejahatan birokrasi yang tidak berprikemanusiaan karena hak pekerja yang bersumber dari Jaminan Sosial (JAMSOS) dan Program Perumahan Rakyat justru dirampas oknum internal dengan dalih “Biaya Administrasi”.

“Pemotongan dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas, tanpa transparansi dan tanpa rasa malu. Ironisnya lagi praktik ini menyasar pegawai honorer yakni kelompok paling lemah dalam struktur pemerintahan, seharusnya mereka dilindungi bukan malah diperas,” ujar Sepdi kepada awak media Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nominal yang dipotong disebut absurd, berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per pegawai. Sepdi menegaskan, praktik ini bukan hanya maladministrasi, melainkan indikasi kuat pungutan liar (PUNGLI) yang dilakukan secara sengaja dan sistematis.

“Secara aturan, tidak ada satupun regulasi yang membenarkan klaim BPJS Ketenagakerjaan maupun pengurusan Bantuan Pembangunan Rumah (BPR) dikenakan biaya pribadi oleh individu, apalagi oleh staf paruh waktu yang tidak memiliki kewenangan formal,” tambahnya.

Sebagai Agen Kontrol Sosial, ia mengajukan empat tuntutan utama: pertama, Kepala Disperindag Lebak dan aparat pengawas internal harus segera membuka secara terang-benderang praktik tersebut kepada publik; kedua, segera menghentikan segala bentuk pemotongan ilegal yang tidak manusiawi; ketiga, mengembalikan dana yang telah dipotong dari pegawai honorer; dan terakhir, mendesak Inspektorat, Ombudsman RI, dan Kepolisian untuk segera turun tangan mencari dalang serta aktor intelektual di balik praktik tersebut.

“Tindakan ini sangat penting demi memperbaiki wajah birokrasi dan mewujudkan keadilan sosial di Kabupaten Lebak,” tandas Sepdi.(Dede Sutisna)

Berita Terkait

Kepala Rutan Tarutung Tegaskan Zero Narkoba, Penipuan Online, dan Judol di Dalam Rutan
Halalbihalal Satgas DPD IPK Kota Medan Digelar Sukses dan Meriah, Perkuat Soliditas Kader
GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau, Ketua Umum: Prestasi Spektakuler Selamatkan Generasi Bangsa
Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumut Dukung Langkah BNN Dorong Pelarangan Total Peredaran Vape di Indonesia
Koperasi Desa Mau Naik Kelas: Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Tapi Pusat Ekonomi Warga
Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
Tahu dan Tempe Rutan Kelas I Medan Laris Diborong pada Semarak Bazar Produk WBP Peringatan HBP ke-62 Kanwil Ditjenpas Sumut
Lapas Sibolga Deklarasikan Komitmen Anti Narkoba, Pungli, dan Handphone Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:48

Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta

Selasa, 7 April 2026 - 10:14

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Senin, 6 April 2026 - 20:23

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:03

IPDA Vicky Risky, Paur Bidhumas Polda Riau, Dilantik Jadi Kapolsek Teluk Meranti Pelalawan

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:35

Tuduhan Tanpa Konfirmasi Dinilai Tidak Beretika, Publik Ingatkan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Narkoba yang Pernah Terjadi

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:45

Ketua DPD PWMOI Pekanbaru Aprianto, S.H.,M.H., Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Riau Dalam Mengungkap Kasus Pemburuan Satwa Dilindungi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:38

Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:46

Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terbaru