Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

REDAKSI MEDAN

Minggu, 12 April 2026 - 01:55

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU–

Polda Riau menggelar Festival Seni Konservasi “Panggung Gajah” di kawasan Rumah Tuan Kadi, Sabtu malam (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya kreatif mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, untuk lebih menyayangi dan peduli terhadap kelestarian Gajah Sumatera yang kini kian terancam.

Festival tersebut menghadirkan pertunjukan teaterikal bertema gajah yang dibawakan para seniman Riau. Selain itu, digelar pula pembacaan puisi, lomba menulis puisi tingkat nasional, serta lomba mewarnai yang melibatkan anak-anak sebagai bentuk edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga satwa dilindungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan juga meluncurkan buku berjudul “Sayangi Aku”, yang berisi pesan moral tentang kepedulian terhadap satwa, khususnya gajah Sumatera.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda Riau dan Komunitas Seni Rumah Sunting, dengan tujuan membangun kesadaran publik terhadap ancaman yang dihadapi gajah di alam liar.

Kapolda Riau menegaskan, kondisi gajah Sumatera saat ini semakin memprihatinkan akibat alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan serta maraknya perburuan liar. Hal tersebut kerap memicu konflik antara manusia dan satwa di sejumlah wilayah di Riau.

“Hari ini kita hadir dalam momentum 11 April untuk mengajak seluruh masyarakat Riau peduli terhadap gajah yang tidak bisa bersuara. Kita harus menjadi wakil mereka untuk menjaga kelangsungan hidupnya,” ujar Irjen Herry.

Ia menambahkan, Polda Riau sebelumnya telah mengungkap sejumlah kasus perburuan gajah dan berkomitmen terus mendukung upaya pelestarian bersama pihak terkait, termasuk Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau serta pengelola Taman Nasional Tesso Nilo.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya terhibur, tetapi juga tergerak untuk ikut menjaga habitat alami gajah. Edukasi kepada anak-anak dinilai penting agar generasi mendatang memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan satwa liar.(sir)

Berita Terkait

Kepala Rutan Tarutung Tegaskan Zero Narkoba, Penipuan Online, dan Judol di Dalam Rutan
Halalbihalal Satgas DPD IPK Kota Medan Digelar Sukses dan Meriah, Perkuat Soliditas Kader
GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau, Ketua Umum: Prestasi Spektakuler Selamatkan Generasi Bangsa
Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumut Dukung Langkah BNN Dorong Pelarangan Total Peredaran Vape di Indonesia
Koperasi Desa Mau Naik Kelas: Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Tapi Pusat Ekonomi Warga
Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
Tahu dan Tempe Rutan Kelas I Medan Laris Diborong pada Semarak Bazar Produk WBP Peringatan HBP ke-62 Kanwil Ditjenpas Sumut
Lapas Sibolga Deklarasikan Komitmen Anti Narkoba, Pungli, dan Handphone Ilegal

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:39

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:17

Ponpes Tajul Alawiyyin: Jaga Kondusifitas di bulan Ramadhan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Rabu, 12 November 2025 - 18:36

Kepala Kantor Imigrasi Bekasi Terima Langsung Kunjungan Presidium FPII dan Dewas DPI

Minggu, 20 Juli 2025 - 17:43

Penarikan atau Perampokan? Skandal Penelantaran Sopir di Tol Jagorawi Bongkar Wajah Brutal Leasing Ilegal!

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:53

Bekasi Dinilai Punya Potensi Besar, Tapi Butuh Perencanaan yang Jelas dan Bebas dari Pola Lama

Berita Terbaru