Sibolga —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga melaksanakan kegiatan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba, Pungutan Liar (Pungli), dan Handphone Ilegal yang diikuti seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat struktural, staf, hingga regu pengamanan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo.
Pelaksanaan deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga integritas dan profesionalisme sebagai petugas pemasyarakatan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai pelanggaran di dalam lingkungan Lapas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata keseriusan seluruh jajaran dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merusak tatanan keamanan dan ketertiban.
Ia menjelaskan, keberadaan handphone ilegal dan peredaran narkoba di dalam lapas merupakan ancaman serius yang dapat memicu gangguan keamanan, praktik pungutan liar, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Lebih lanjut, kegiatan deklarasi ini juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat reformasi hukum dan birokrasi, serta upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Selain itu, deklarasi ini turut mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai bentuk kejahatan, termasuk penipuan di dalam Lapas dan Rutan.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Purnomo memberikan penegasan tegas kepada seluruh jajaran agar tidak terlibat dalam segala bentuk pelanggaran.
“Saya menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkoba dan penyalahgunaan handphone di dalam lapas. Seluruh petugas harus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Sibolga semakin solid dalam menjaga integritas, serta mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba, pungli, serta penggunaan handphone ilegal.(AVID/Tim Humas Lasiga).
























