MEDAN
Di sudut Kota Medan, aroma masakan dari Dapur Umum DPC GRIB Jaya bukan hanya tentang makanan yang mengepul setiap hari.
Di balik 700 porsi yang disiapkan, tersimpan kepedulian yang perlahan menghangatkan hati banyak orang.
Bagi sebagian warga, sepiring nasi itu mungkin sederhana. Namun bagi mereka yang sedang kesulitan, bantuan kecil itu menjadi penguat untuk terus bertahan hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan, Ferdy Sanjaya Sembiring, bersama Ketua GRIB Jaya Kota Medan Rudy Ginting, memilih berjalan di jalan yang tidak mudah: terus berbuat baik tanpa memandang siapa yang datang.
Mereka percaya, hidup tidak selalu mempertemukan kita dengan orang baik, tetapi kita tetap harus menjadi pribadi yang baik bagi siapa pun yang ditemui.
Setiap hari, relawan datang sejak pagi. Mereka memasak dengan penuh ketulusan, menyiapkan lauk dan nasi, lalu membagikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ada senyum para lansia, ada mata haru para pekerja harian, hingga ucapan lirih dari anak-anak kecil yang menerima makanan dengan penuh rasa syukur.
Tidak sedikit masyarakat yang tersentuh melihat konsistensi Dapur Umum tersebut.
Di tengah kehidupan kota yang keras, masih ada tangan-tangan yang memilih membantu tanpa meminta imbalan.
Kebaikan itu mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya begitu besar bagi mereka yang sedang berjuang.
Bagi GRIB Jaya Kota Medan, membantu bukan tentang seberapa banyak yang dimiliki, melainkan tentang seberapa tulus hati untuk berbagi.
Sebab mereka percaya, satu senyuman yang lahir karena kebaikan bisa menjadi cahaya bagi kehidupan seseorang.(AVID)
























